Seekor Burung Pecahkan Rekor Dunia Baru, Terbang Lebih dari 13.560 Kilometer Nonstop

Icon CameraRaden Yusuf Nayamenggala
Kamis 24 November 2022 23:59 WIB
Seekor Burung Pecahkan Rekor Dunia Baru, Terbang Lebih dari 13.560 Kilometer Nonstop
Seekor burung godwit ekor belang yang berusia lima bulan, belum lama ini berhasil memecahkan rekor migrasi jarak jauh setelah terbang sejauh 13.560 kilometer tanpa henti selama 11 hari. (Foto: Photo: Dhaval Vargiya/Unsplash)

JAKARTA, celebrities.id - Seekor burung godwit ekor belang yang berusia lima bulan, belum lama ini berhasil memecahkan rekor migrasi jarak jauh setelah terbang sejauh 13.560 kilometer tanpa henti selama 11 hari.

Pada setiap musim gugur, jutaan burung yang bermigrasi terbang ke langit untuk perjalanan yang panjang dan berbahaya, guna menghindari hawa dingin yang akan datang, memberi makan dan berkambang biak selama beberapa bulan kedepan.

Kawanan burung tersebut banyak yang menempuh jarak yang cukup jauh, yakni 10 ribu kilometer. Namun, tahun ini seekor burung kecil melampaui ekspektasi terkait terbang jarak jauh, yakni menempuh jarak 13.560 kilometer tanpa henti, dan mencetak rekor Guinness baru.

Pencapaian tersebut karena jalan memutar tidak biasa yang bisa merenggut nyawa burung tersebut. Karena perjalanan itu dilakukan tanpa henti melebihi kapasitas terbangnya, dan melewati batas.

Pada bulan lalu, godwit ekor belang muda, lepas landas dari Alaska dalam perjalanan ke Selandia Baru untuk musim dingin.

Namun, entah bagaimana, pada satu titik selama perjalanannya yang melelahkan, burung itu mengambil jalan memutar kecil yang menambahkan tambahan 500 kilometer dari rencana perjalanan awalnya.

Jarak tersebut sepertinya jarak yang pendek untuk ditempuh, karena rute normal terbang burung tersebut sekitar 13 ribu kilometer. 

Menurut Dr. Eric Woehler dari Birdlife Tasmania, Burung pecicit ekor pendek dan burung kambing dapat hinggap di air dan mencari makan. Sedangkan burung godwit bila mendarat di air dia akan mati.

"Jika godwit mendarat di air, itu mati. Dia tidak memiliki jaring di kakinya, ia tidak memiliki cara untuk keluar dari air. Jadi, jika jatuh ke air karena kelelahan, jika cuaca buruk memaksanya ke permukaan laut maka dia tamat," tutur Eric tentang burung Godwit.

 

1
/
2