Sejarah Endek Bali, Kain Tenun yang Punya Filosofi Mendalam

Icon CameraIqbal Widiarko
Kamis 24 November 2022 11:55 WIB
Sejarah Endek Bali, Kain Tenun yang Punya Filosofi Mendalam
Sejarah endek Bali. (Foto: website Warisan Budaya Kemdikbud)

JAKARTA, celebrities.id - Sejarah endek Bali dapat menambah pengetahuan kamu terkait dengan ragam jenis kain tenun indah yang ada di Indonesia. 

Kain tenun adalah kain yang dibuat dengan teknik prinsip sederhana, yakni dengan menggabungkan benang secara memanjang dan melintang.

Kain tenun umumnya terbuat dari serat kayu, kapas, sutra dan lain sebagainya. Salah satunya adalah kain endek yang merupakan salah satu kain tenun ikat khas Bali yang sudah berkembang sejak tahun 80-an dan umumnya dipakai untuk upacara keagamaan.

Dilansir dari berbagai sumber pada Kamis (24/11/2022), celebrities.id telah merangkum sejarah endek Bali, berikut ulasannya.

Sejarah Endek Bali

Dalam laman Kemendikbud dijelaskan, kain endek merupakan kain tenun ikat pakan yang cara pembuatannya dilakukan dengan memberi motif pada benang pakan sebelum mulai ditenun. Pemberian motif dilakukan dengan cara mengikat bagian-bagian tertentu dari benang pakan sebelum dicelupkan sehingga terbentuk motif.

Benang yang telah diikat, dicelup, dikeringkan dan digulung pada kumparan yang akan menjalin pada benang lungsi (benang yang arahnya vertikal). Berbeda dengan bentangan benang lungsi, benang pakan yang telah diberi corak tidak akan tampak sampai selesai ditenun.

Sekitar tahun 800 sesudah masehi, tenun Pegringsingan sudah dikenal di Bali. Tenun Pegringsingan ini juga tenun endek dengan sistem teknik pola hiasnya menggunakan dobel ikat pakan dan lungsi. 

Adapun kebudayaan tenun di Bali sudah dikenal sejak prasejarah dan kebudayaan tenun endek sekitar abad ke VIII masehi.

 

1
/
2