Sejarah Lipstik, Makeup Item Esensial yang Pernah Jadi Simbol Status Sosial

Hasyim Ashari
Kamis 28 Juli 2022 14:09 WIB
Sejarah Lipstik, Makeup Item Esensial yang Pernah Jadi Simbol Status Sosial
Sejarah lipstik. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Lipstik menjadi pewarna bibir yang tidak bisa dilewatkan karena menentukan final look bagi setiap orang. Ternyata, lipstik memiliki sejarah yang panjang.

Dilansir dari Stylecraze pada Kamis (28/7/2022), pada masyarakat dahulu baik cewek maupun cowok kerap kali mengenakan pewarna bibir dengan Sumerian.

Sumerian adalah bahan alami seperti sari buah, tanah liat dan juga serangga untuk mewarnai bibir. Sementara kebanyakan masyarakat kuno mengenakan bahan pewarna bibir yang cukup berbahaya untuk mewarnai dengan menggunakan campuran bromie man-nite hingga iodin yang bisa memicu penyakit bahkan kematian.

Sementara zaman kerajaan Yunani, penggunaan pewarna bibir identik dengan pelaku prostitusi dan bagi pemeluk kepercayaan Kristiani, dahulu jika ingin pergi ke Gereja melarang siapapun menggunakan lipstik karena identik dengan kejahatan.

Di abad ke-16, lipstik kembali populer di kalangan bangsawan bahkan aktris. Ketersediaan lipstik dimasa ini pun sempat mengalami kelangkaan.

Kemudian pada 1884, salah satu perusahaan Prancis memproduksi lipstik secara masal pertama kali dari lemak rusa, lilin lebah dan minyak kastor yang dikemas dalam kertas. Lalu pada 1900an, lipstik mulai dikemas dengan menggunakan kemasan silinder yang pas di tangan.

Kini tren lisptik mulai beragam dari glossy, nude, pini, merah dan bahkan warna terang lainnya seperti kuning, biru, ungu hingga hitam.

Editor : Tia Ayunita