Sekolah Tatap Muka Mulai Diberlakukan, Bagaimana Nasib Anak Penyintas Covid-19?

Muhammad Sukardi
Senin 06 September 2021 16:31 WIB
Sekolah Tatap Muka Mulai Diberlakukan, Bagaimana Nasib Anak Penyintas Covid-19?
Sekolah tatap muka sudah diberlakukan. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Sekolah tatap muka sudah mulai dilakukan di beberapa wilayah dengan level PPKM di bawah 4. Bahkan, beberapa informasi mengungkapkan bahwa sekolah tatap muka ini akan dilakukan serentak jika tidak ada lagi wilayah di Indonesia dengan status PPKM Level 4.

Namun, masih banyak pertanyaan yang muncul dari kebijakan sekolah tatap muka ini, salah satunya adalah apakah boleh anak yang sudah pernah terinfeksi Covid-19, tapi belum sempat divaksin untuk sekolah tatap muka?

Diterangkan Dokter Spesialis Anak dan Magister Sains Psikologi Perkembangan Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), M.Si, tidak menjadi persoalan untuk anak-anak yang menjadi penyintas Covid-19 untuk sekolah tatap muka sekalipun dia belum divaksin.

"Kalau anak itu PCR-nya sudah negatif, berarti sudah tidak ada virus di dalam tubuhnya. Jadi, dia tidak akan menularkan ke anak lain," ujar Prof Soedjatmiko, dalam webinar belum lama ini.

Dia menerangkan, lagi pula untuk sementara waktu, kekebalan si anak yang belum lama ini sembuh dari Covid-19 masih tinggi sampai 2-3 bulan. "Malah, justru dia itu aman meski belum vaksin untuk sekolah tatap muka bertemu teman-temannya," katanya.

"Jadi, boleh, ya, anak yang sudah penyintas Covid-19 untuk sekolah tatap muka, asal si anak benar-benar sudah segar-bugar, sudah bisa main seperti biasa. Dia tidak bisa menularkan (virus) ke orang lagi," ujar Prof Soedjatmiko.

Lanjutnya, "Dan sementara waktu dia akan kebal hingga 2 sampai 3 bulan saja. Tapi, setelah itu kekebalannya akan habis." 

Sementara itu, Prof Soedjatmiko menambahkan bahwa anak yang berhasil sembuh dari Covid-19 tapi belum melengkapi imunisasi dasarnya, maka segerakan mendapatkan imunisasi dasar tersebut.

"Jadi, kalau sudah sembuh tapi si anak misalnya belum dapat vaksin hepatitis, campak, polio, atau tifoid, atau jenis imunisasi dasar lainnya, segerakan. Jangan tunggu waktu lagi. Tapi perlu diingat, sehabis imunisasi dasar, kalau mau vaksin Covid-19, tunggu 1 bulan dulu, ya, dan pastikan menerima vaksin Covid-19-nya 3 bulan pasca si anak sembuh dari Covid-19," kata Prof Soedjatmiko.

Editor : Endang Oktaviyanti