Servis 10 Ribu Kilometer pada Sepeda Motor, Seberapa Penting? 

Icon CameraMuhamad Fadli Ramadan
Selasa 24 Januari 2023 21:48 WIB
Servis 10 Ribu Kilometer pada Sepeda Motor, Seberapa Penting? 
Banyak yang belum tahu seberapa penting servis motor tiap 10 ribu kilometer. (Foto: MPI/Fadli)

JAKARTA, celebrities.id – Banyak yang belum tahu seberapa penting servis motor tiap 10 ribu kilometer.

Sepeda motor yang dibawa berkendara sehari-hari perlu dilakukan perawatan secara berkala. Hal tersebut sudah tertuang dalam buku panduan ketika membeli motor baru di dealer resmi.

Perawatan rutin juga biasanya disediakan secara gratis oleh setiap pabrikan hingga kilometer tertentu (km). Pemilik sepeda motor dapat melihatnya dalam KSG (Kartu Service Gratis).

Namun, terkadang KSG 4 terlupakan oleh pemilik kendaraan ketika usia motor sudah mencapai bulan ke-10 atau telah mencapai 10.000 km. Padahal, ada banyak manfaatnya dalam melakukan servis ini.

“Pemilik terkadang melupakan manfaat dari KSG 4 ini dan mengabaikan perlunya service berkala pada kilometer tersebut. Padahal, pada km 10.000 ada banyak komponen kendaraan yang perlu pemeriksaan agar kendaraan tetap nyaman dikendarai,” kata Tri Cahyo Pramono, Koordinator Area Service Department Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah – Yogyakarta) dalam keterangan resmi.

Berikut komponen yang perlu mendapatkan pemeriksaan pada sepeda motor ketika mencapai 10 ribu kilometer seperti yang dibagikan oleh Yamaha.

Saluran bahan bakar, fuel injection, sistem pembuangan dan diagnostic tool. Selain itu, dari sisi pengapian perlu dilakukan pengecekan voltase battery. Pemeriksaan rem depan dan belakang juga perlu dilakukan, apabila sudah mencapai batas pemakaian maka perlu diganti. Lalu juga pengecekan selang rem, velg, ban, dan bearing roda serta swingarm.

Bagian lain yang perlu pengecekan adalah bearing kemudi, sambungan rangka dan tuas rem depan dan belakang. Pada bagian standar samping juga perlu pengecekan, mengingat pemilik kerap duduk di atas motor saat posisi motor parkir.

Tidak kalah penting adalah pemeriksaan front fork atau shock depan dan shock belakang. Selain karena kondisi jalan yang tidak selalu mulus, kebiasaan konsumen yang terkadang melakukan pengereman mendadak dapat memberikan beban berlebih pada shock depan.

Begitu juga kerap ditemukan konsumen yang berbonceng tiga pada sepeda motor atau membawa beban yang berlebihan. Jelas, ini akan membuat beban shock belakang semakin berat.

 

Follow Berita Celebrities di Google News

1
/
2