Stigma Kotor Masih Melekat saat Menstruasi, Wanita Indonesia Lebih Suka Sebut Datang Bulan atau Dapet

Muhammad Sukardi
Sabtu 06 Agustus 2022 20:59 WIB
Stigma Kotor Masih Melekat saat Menstruasi, Wanita Indonesia Lebih Suka Sebut Datang Bulan atau Dapet
Stigma kotormasih melekat saat wanita menstruasi. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Stigma buruk soal menstruasi melekat kuat di masyarakat Indonesia. Itu yang menyebabkan sebagian orang tidak berani bicara lantang mengatakan menstruasi, melainkan menggantinya dengan kata 'datang bulan' atau 'dapet'.

Stigma 'kotor' yang banyak diamini warga +62, hal tersebut tentu berdampak pada kualitas hidup perempuan. Bahkan, dinilai mampu mengurangi kesetaraan gender bagi si perempuan.

Persoalan ini pun pernah di-capture UNICEF Indonesia dalam surveinya. Ya, dalam survei tersebut diketahui bahwa 78 persen remaja perempuan dan juga ibu mencuci pembalut mereka sebelum dibuang karena ketakutan akan stigma kotor tersebut.

Selain itu, penelitian UNICEF Indonesia juga menemukan hanya sebagian perempuan mengganti pembalut mereka setelah 8 jam penggunaan. Bahkan, hampir semua remaja perempuan yang terlibat dalam penelitian mengaku tidak mengganti pembalut mereka selama di sekolah dengan alasan merasa malu.

Bergerak dari adanya stigma dan persepsi tabu soal menstruasi itu, gerakan sosial atau kampanye #RevolusiMenstruasi yang diinisiasi Nona digaungkan ke masyarakat.

"Dampak dari stigma negatif dan tabu soal menstruasi ini menurut kami sudah memengaruhi kualitas hidup perempuan Indonesia," ujar Nicole Jizhar, Co-Founder Nona, dalam keterangan resminya, Sabtu (6/8/2022).

 

1
/
2