Suami Boleh Tinggalkan Keluarga Demi Pekerjaan, tapi Tak Boleh Lebih dari 6 Bulan

Laras Dwi Sasmita
Sabtu 15 Januari 2022 07:11 WIB
Suami Boleh Tinggalkan Keluarga Demi Pekerjaan, tapi Tak Boleh Lebih dari 6 Bulan
Ustadzah Lulung Ummu menjelaskan bahwa suami boleh meninggalkan keluarga demi pekerjaan tapi tak boleh lebih dari 6 bulan. (Foto: celebrities.id/MPI)

JAKARTA, celebrities.id - Pria memiliki tanggung jawab sebagai kepala keluarga memberikan nafkah kepada anak dan istri dengan bekerja. Tetapi terkadang ada sebagian orang yang memilih untuk bekerja jauh demi mendapatkan lebih banyak penghasilan untuk keluarga. 

Dalam tausiah Ustadzah Lulung Mumtazah menjelaskan cara suami meminta izin untuk bekerja keluar kota kepada keluarga. 

Menurut Ustadzah Lulung, Islam mengizinkan suami bekerja mencari nafkah hingga jauh dari rumah namun dengan mengikuti syariat Islam. Hal penting yang harus dilakukan para suami ketika ingin bekerja keluar kota adalah mendiskusikannya kepada anak dan istri. 

"Ada dua jawaban, pertama silahkan pergi, diskusikan sama istri dan anak. Dalam surat Al-Mulk ayat 15 Allah berfirman ‘Maka bertebaranlah di muka bumi cari rezeki.’ Dapatkan rezeki syaratnya adalah keluar dari rumah, karena bergerak adalah barokah," tutur Ustadzah Lulung dikutip dari Kanal YouTube iNews Religi, Sabtu (15/1/2022). 

Akan tetapi, jika kepergian suami untuk bekerja hingga bertahun-tahun tidak pulang, istri dapat menuntutnya untuk segera pulang. Pasalnya, ada hal istri yang harus suami penuhi dan para ulama menyimpulkan, batas maksimalnya suami pergi bekerja tidak pulang ke rumah adalah 6 bulan.

"Karena kata Umar Bin Khattab ‘Bahwasannya pekerjaan itu jangan sampai lewat tahunan kamu sampai tidak pulang. Karena wanita hanya tahan sampai 6 bulan.’ Lebih dari itu, zalim," tuturnya.

Editor : Hadits Abdillah