Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jadi Pusat Literatur Jakarta, Pertemukan Warga yang Ingin Tambah Wawasan

Muhammad Refi Sandi
Minggu 18 September 2022 23:36 WIB
Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jadi Pusat Literatur Jakarta, Pertemukan Warga yang Ingin Tambah Wawasan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang diinisiasi PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) berkolaborasi dengan PT MRT Jakarta. (Foto: celebrities.id/Refi Sandi)

JAKARTA, celebrities.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang diinisiasi PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) berkolaborasi dengan PT MRT Jakarta. Adapun revitalisasi yang memakan waktu kurang lebih satu tahun itu berlokasi di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (18/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Anies membeberkan, lebih dari 30 persen toko buku modern Indonesia berada di Jakarta, serta terdapat kurang lebih 5.248 penerbit di kota ini. Selain itu, Ia mengklaim bahwa jumlah pengunjung perpustakaan di 5.600 lokasi di Jakarta dalam satu tahun mencapai 4,5 juta.Ā 

Kendati demikian, Anies menilai Jakarta membutuhkan simpul pertemuan ide dan gagasan dalam mengakomodasi seluruh literatur, agar warga yang ingin mengetahui hal ini dipermudah aksesnya.

"Jadi, sesungguhnya Jakarta ini adalah kota yang penuh dengan aktivitas literatur. Tapi, tidak memiliki simpul pertemuannya. Karena itu, kita bangunkan sebuah taman literasi untuk mengkonsolidasikan itu semua, dalam sebuah tempat berkegiatan," kata Anies dalam sambutannya.

Anies berharap Taman Literasi Martha Christina Tiahahu bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai literatur. Hal ini bisa dicontohkan dengan baik oleh keluarga, orang tua, ataupun sekolah yang ingin membawa anak-anaknya dekat pada kegiatan literasi, bisa mengetahui ke mana mereka harus pergi.

"Kita sebagai orang tua seringkali ingin anak kita suka membaca, tapi perginya ke mana ya, gitu? Ke perpustakaan dan toko buku sudah biasa. Adakah terobosan-terobosan? Ada, tapi tempatnya di mana? Tidak tahu. Nah, dengan ada tempat ini, Insya Allah antara demand dan supply akan bertemu. Tapi, ini bukan konteks pasar komersial, ini adalah tempat pertemuan ide dan gagasan," ucapnya.

Ā 

1
/
2