Terungkap! Amanda Caesa Pernah Dibuang Parto saat Kecil, Begini Kisahnya

Ravie Wardani
Rabu 06 Oktober 2021 23:32 WIB
Terungkap! Amanda Caesa Pernah Dibuang Parto saat Kecil, Begini Kisahnya
Parto pernah membuang Amanda Caesa di pinggir jalan. (Foto: celebrities.id/Instagram)

JAKARTA, celebrities.id - Edi Supono alias Parto belakangan membuat pengakuan mengejutkan. Pasalnya, anggota grup lawak Patrio itu mengaku pernah membuang anak kandungnya, Amanda Caesa.

Penyanyi cantik Amanda Caesa atau yang kerap disapa Caca ternyata memiliki kisah unik saat masih bayi. Dari pengakuan sang ayah, dia pernah dibuang tak lama setelah lahir. Digadang-gadang, Parto dan sang putri memiliki hari lahir yang sama menurut kalender adat Jawa. Keduanya diketahui lahir pada Senin Pon.

"Karena Senin Pon sih Nang. Aku tahu dia sifatnya kayak apa tahu. Dulu saya buang dia," kata Parto dikutip dari YouTube NGOBROL ASIX milik Anang Hermansyah, Rabu (6/10/2021).

Mendengar pengakuan Parto, Anang Hermansyah lantas mengaku heran. Suami Ashanty ini seraya terkejut kala mendengar cerita unik Parto dan putri kandungnya itu. "Kok anak dibuang?" tanya Anang Hermansyah.

"Gue orang Jawa, kita pegang adat Jawa. Anak gue nomer dua itu lahir Senin Pon, saya juga Senin Pon. Dalam adat Jawa itu nggak boleh sama pasti ada yang kalah, mau percaya mau nggak ya. Jadi anak yang nomer dua ini dulu saya ke Jogja saya taruh di pinggir jalan. Mertua ngambil, begitu diambil, saya samperin 'Bu boleh nggak anaknya saya ambil?' Saya bayar Rp100 ribu," jawab Parto.

Parto juga mengaku menerapkan aturan adat tersebut pada anak kedua dari istri pertamanya. Dari penjelasannya, bila anak dan orangtua lahir di hari yang sama dalam penanggalan Jawa, salah satunya akan menuai petaka di kemudian hari.

Lantaran itu, Parto memilih menjalankan petuah adat tersebut guna terhindar dari bala. Alhasil, Caca juga mengalami hal serupa. Dia terpaksa dibuang oleh sang ayah tak lama usai sang istri melahirkan.

Parto juga mengaku menebus Caca dengan biaya senilai Rp100 ribu ke mertuanya. Menurut Parto, keluarganya sangat menjunjung tinggi adat Jawa hingga kini.
"Caca pun begitu, pas pulang dari Rumah Sakit dibawa ke mertua ke rumah. Saya susul, sama istri saya. 'Bu anaknya mau saya rawat boleh nggak?' Saya kasih Rp100 ribu. Udah saya bawa pulang," katanya lagi.
 

Editor : Mohammad Saifulloh