Tesla Tarik 321 Ribu Mobil akibat Masalah Software, Berdampak ke Lampu Belakang Tak Nyala

Icon CameraRaden Yusuf Nayamenggala
Selasa 22 November 2022 06:45 WIB
Tesla Tarik 321 Ribu Mobil akibat Masalah Software, Berdampak ke Lampu Belakang Tak Nyala
Tesla tarik 321 Ribu mobil gegara masalah software. (Foto: celebrities.id/Instagram @teslamotors)

JAKARTA, celebrities.id - Produsen mobil listrik terkemuka dunia, Tesla, baru-baru ini dikabarkan menarik kembali lebih dari 321 ribu kendaraan, karena masalah pada software.  

Berdasarkan pengajuan ke The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), Selasa (22/11/2022) penarikan itu mencakup kendaraan Tesla Model 2 2023 tertentu, dan kendaraan Tesla Model Y 2020-2023.

Mengenai permasalahan pada software tersebut yang menyebabkan lampu belakang pada mobil menyala tidak semestinya. Tesla juga mengatakan bahwa lampu belakang di satu atau kedua sisi kendaraan mungkin sebentar-sebentar menyala. Hal itu terjadi akibat deteksi kesalahan palsu selama proses membangun mobil tersebut.

The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengatakan, bahwa hal itu bisa meningkatkan risiko tabrakan dalam kondisi gelap. Namun, Tesla sendiri belum menerima adanya kasus cedera atau kecelakaan terkait masalah itu.

Seperti langkah Tesla menghadapi masalah-masalah sebelumnya, perusahaan yang didirikan Elon Musk tersebut pun berusaha mengatasi trouble itu dengan pembaruan software over-the-air (OTA).

Penarikan tersebut merupakan yang ke-19 kalinya dari Tesla. Karena, pada pekan lalu, produsen kendaraan listrik tersebut kembali menarik sekitar 30 ribu kendaraan model X karena masalah air bag.

Masalah air bag tersebut ada di bagian penumpang depan yang tidak terpasangan dengan benar dalam tabrakan 'kecepatan rendah', hingga berpotensi mengakibatkan cedera apabila ada anak kecil duduk di kuris depan.

Kemudian, Tesla pun dikabarkan telah menarik lebih dari 40 ribu mobil model X dan S karena masalah yang bisa menyebabkan hilangnya power steering ketika berkendara di jalan bergelombang, atau setelah menabrak lubang.

Editor : Lisvi Padlilah