Mengenal The Founding Fathers yang Merumuskan Pancasila

Iqbal Widiarko
Rabu 03 Agustus 2022 13:25 WIB
Mengenal The Founding Fathers yang Merumuskan Pancasila
Siapa saja The Founding Fathers yang merumuskan Pancasila? (Foto: Freepik)

2. Prof. Dr. Soepomo

Prof. Mr. Dr Soepomo lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, 22 Januari 1903. Beliau merupakan salah satu pahlawan nasional Indonesia. Soepomo dikenal juga sebagai perumus Undang-undang Dasar 1945, bersama dengan Mohammad Yamin dan Soekarno.

Dia sempat menjabat sebagai menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pertama dari 19 Agustus 1945 hingga 14 November 1945. Soepomo juga ikut andil pada sidang pertama BPUPKI di tanggal 31 Mei 1945 dengan merumuskan dasar negara versinya, yakni: 

a. Persatuan
b. Kekeluargaan
c. Keseimbangan lahir dan batin
d. Musyawarah
e. Keadilan rakyat

3. Mohammad Yamin

Mohammad Yamin dikenal sebagai seorang sarjana hukum, sastrawan, tokoh politik dan sejarawan Indonesia. Beliau lahir pada tanggal 23 Agustus 1903 di Talawi, Sumatra Barat. Beliau merupakan lulusan ia Sekolah Tinggi Hakim di Jakarta tahun 1932 dengan gelar Meester in de Rechten (Sarjana Hukum). Moh. Yamin juga sempat menjabat sebagai Menteri Kehakiman pada tahun 1951.

Saat sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei 1945, beliau mengusulkan dasar negara Indonesia versinya secara lisan dan tertulis, yakni:

(Secara Lisan)

a. Peri Kebangsaan
b. Peri Kemanusiaan
c. Peri Ketuhanan
d. Peri kerakyatan
e. Kesejahteraan Rakyat

(Secara Tertulis)

a. Ketuhanan Yang Maha Esa
b. Kebangsaan persatuan Indonesia
c. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
e. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pada 22 Juni 1945, Kemudian Panitia Sembilan berhasil merumuskan dasar negara yang dikenal sebagai Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Rumusan inilah yang menjadi cikal bakal Pancasila yang sekarang digunakan. Isi dasar negara Jakarta Charter diantaranya:

a. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluk-pemeluknya
b. Kemanusiaan yang adil dan beradab
c. Persatuan Indonesia
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
e. Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

Editor : Oktiani Endarwati

2
/
2