Topan Nanmadol Mengancam MotoGP Jepang 2022, Optimistis Tetap Digelar

Quadiliba Al-Farabi
Jumat 23 September 2022 08:26 WIB
Topan Nanmadol Mengancam MotoGP Jepang 2022, Optimistis Tetap Digelar
Topan Nanmadol mendekati Motegi, MotoGP Jepang terancam batal? (Foto: celebrities.id/Paddock)

MOTEGI, celebrities.id - Angin Topan dikabarkan terlihat mendekat jelang MotoGP Jepang 2022 pada Jumat, 23 September 2022. Namun, para penyelenggara optimistis untuk menggelar rangkaian balapan yang berlangsung 23-25 September 2022 ini.

Kabar itu dilaporkan laman PaddockGP. Sejak Kamis, 22 September malam, disebutkan bahwa angin yang menyerupai topan mulai memasuki salah satu daerah di Jepang.

Balapan kali ini pun beberapa kali terancam batal. Sebab penyelenggara dihantui dengan badai topan dengan kecepatan angin berkelanjutan hingga 240 km per jam yang dinamakan Nanmadol.

Pekan lalu, topan ini menghantam pulau paling Selatan dari empat pulau di Jepang, Kyushu. Ironisnya, kasus itu menyebabkan empat orang tewas, ratusan orang luka-luka, dan seluruh penduduk dievakuasi.

Topan yang diklasifikasikan Pusat Peringatan Topan Gabungan AS (JTWC) sebagai topan super ini juga mengancam penyelenggaraan MotoGP Jepang yang digelar di Sirkuit Motegi. Rencananya, semua penerbangan kru, tim, hingga pesawat kargo seluruh jajaran MotoGP pada Senin akan ditunda.

Hari ini, terdapat “adik” dari topan Nanmadol yang perlahan mendekat di Jepang Selatan. Topan ini jauh lebih kecil dan belum diberi nama.

Pemerintah pun merencanakan mengevakuasi sebagian kecil penduduk setempat. Sebab intensitas ini lebih sedikit dan hanya mengitari area pantai timur laut Jepang.

Sementara saat ini, hujan terus mengguyur sirkuit Motegi. Para ahli meteorologi memprediksi hujan beberapa kali terjadi hingga Sabtu besok.

Namun, ada kemungkinan hujan tak turun pada Minggu. Dengan begitu, masih ada harapan para pembalap untuk balapan di lintasan kering.  Namun, baik kering maupun basah, tidak mengganggu persiapan sang juara bertahan Fabio Quartararo. Hal itu disebabkan daya cengkram sirkuit ini yang kuat.

"Saya pikir sekarang tidak ada alasan untuk takut balapan di medan basah,” ucap Quartararo masih di laman yang sama.

Editor : Lisvi Padlilah