Tren Skincare 2022, Konsumen Lebih Memilih Skindemics?

Rizky Pradita Ananda
Rabu 24 November 2021 16:57 WIB
Tren Skincare 2022, Konsumen Lebih Memilih Skindemics?
Trens Skincare 2022. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Tren di dunia kecantikan, termasuk produk skincare berkembang dinamis dan cepat. Pada dasarnya, tren dan inovasi pada jenis-jenis produk skincare tertentu ini mengikuti demand dan kebutuhan konsumen. 

Contoh, di masa awal pandemi 2020, permintaan akan produk skincare berbasis antiseptik, seperti sabun antiseptic dan hand santitizer meningkat tajam.

Dengan situasi pandemi Covid-19 yang masih belum juga usai, lalu bagaimana dengan tren skincare di 2022? Dokter ahli kulit, dr. Arini Widodo, SpKK, menilai jika status pandemi global masih berlangsung, dia memprediksi produk skincare yang fokus mengatasi masalah kulit akibat pandemi akan hits di pasaran.

“Apabila pandemi masih berlanjut, tentunya banyak skincare yang ingin menjadi solusi dari “skindemics” seperti maskne (jerawat akibat pemakaian masker),  kulit tangan kering dan pecah-pecah akibat banyak mencuci tangan, dan lain-lain,” ujar dr. Arini dalam webinar daring belum lama ini.

Merujuk pada data statistik dari Statista yang menunjukkan, 58 persen dari wanita Amerika membeli produk skincare organic atau natural dan sebanyak 25 persen konsumen memilih membeli produk yang eco friendly. Selain situasi pandemi, isu lingkungan seperti makin gencarnya soal perubahan iklim juga disebutkan dokter yang juga aktif sebagai peneliti tersebut jadi pemicu lahirnya dan ramainya produk skincare yang lebih ramah lingkungan.

“Selain pandemi, rising issue sekarang adalah climate change. Karena itu ada kemungkinan muncul line skincare yang berusaha untuk menjadi solusi dan memenuhi demand kondisi kulit yang  terdampak dari adaptasi lingkungan akibat climate change,” katanya.

Sementara itu, jenis produk skincare yang sudah ada dan ngetren seperti skincare ala Korea dan brand lokal yang sekarang semakin menjamur, diprediksikan masih akan terus meningkat

“Industri skincare online juga akan tetap berkembang. Minat ke Korean skincare dan produk lokal semakin meningkat. Berdasarkan statistik, saat ini  pembelian produk skincare produk juga lebih dominan dibandingkan makeup. Kemungkinan apabila peraturan wajib pakai masker masih sampai tahun depan, tren ini akan tetap berlanjut di 2022,” tutup dr. Arini.

Editor : Endang Oktaviyanti