Turun 1.219, Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta Kini 19.271

Muhammad Refi Sandi
Senin 08 Agustus 2022 07:12 WIB
Turun 1.219, Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta Kini 19.271
Kasus Covid-19 DKI turun 1.219. (Ilustrasi: celebrities.id/Agung Bakti)

JAKARTA, celebrities.id - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut angka kasus Covid-19 di Jakarta turun 1.219. Hal itu sesuai data terakhir, Minggu, 7 Agustus 2022 yang membuat total kasus aktif Covid-19 di Jakarta kini 19 ribu lebih.

"Jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 1.219 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 19.271 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Senin (8/8/2022).

Kemudian, telah dilakukan tes PCR sebanyak 15.411 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 13.638 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.824 positif dan 11.814 negatif. 

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 12.570 orang dites, dengan hasil 890 positif dan 11.680 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.311.714 dengan tingkat kesembuhan 97,4 persen, dan total 15.426 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,1 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,5 persen," ujar Dwi.

Dwi juga menyebut positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO). Angka tersebut tembus di atas 5 persen.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 14,8 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,6 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen," tuturnya.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga untuk senantiasa memakai masker saat sedang beraktivitas di luar rumah, terutama di tempat publik. Selain itu, warga juga disarankan untuk segera melengkapi vaksinisasi Covid-19 dengan vaksin booster.

Editor : Lisvi Padlilah