Update Kasus Hepatitis Akut di Indonesia, 11 Orang Berstatus Probable dan Pending Classification Meninggal Dunia

Kevi Laras
Minggu 31 Juli 2022 14:45 WIB
Update Kasus Hepatitis Akut di Indonesia, 11 Orang Berstatus Probable dan Pending Classification Meninggal Dunia
Kasus hepatitis akut di Indonesia, 11 orang meninggal. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Kasus hepatitis akut misterius di dunia masih berlanjut. Berdasarkan data rilis dari Kementerian Kesehatan di Indonesia, saat ini jumlah kasus total 33.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril. Dari total 33 kasus, diketahui sebanyak 28 orang berstatus probable. Kemudian, ada lima orang berstatus pending classification. 

"Rilis data harian per tgl 30 Juli 2022 Pukul 16.00 WIB. Jumlah kasus total 33 pasien dengan klasifikasi 28 probabel, 5 pending classification, 0 epi-linked," ujar dr Syahril, Minggu (31/7/2022)

Lebih lanjut, dalam keterangannya bahwa sudah ada 11 orang meninggal dunia. Dimana 10 orang berstatus probable dan satu orang lagi pending classification. 

Berikut rincian lengkap status pasien: 

-11 meninggal (10 probable, 1 pending classification)
-2 rawat inap (1 probable, 1 pending classification)
-16 sembuh/dipulangkan (15 probable, 1 pending classification)
-2 rawat jalan (2 probable)
-2 Pulang paksa (2 pending classification)

Status probable diketahui, pada saat pemeriksaan laboratorium tidak ada hepatitis A sampai E, SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) atau SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) di atas 500 IU/L (internasional unit per liter), dan berusia di bawah 16 tahun. 

Sementara status pending classification bermakna sedang menunggu hasil pemeriksaan Lab untuk hepatitis A sampai E, tetapi pasien ini sudah tinggi SGOT maupun SGPT nya yakni di atas 500 IU/L, dengan usia di bawah 16 tahun.

Sebelumnya, pada Jumat (24/6) lalu, tercatat sebanyak 70 kasus di 21 Provinsi. Syahril mengatakan, hanya ada sedikit pertambahan kasus untuk hepatitis akut, di mana dari 70 kasus kumulatif di 21 Provinsi, sebanyak 40 pasien yang discarded (dikeluarkan).

"Perkembangan kasus di Indonesia ada 70 kasus dugaan ini ada 16 probable dan 14 pending dan 40 discarded disingkirkan karena tidak diketahui dan tidak termasuk Hepatitis di 21 Provinsi," ujar dr Syahril, Jumat (24/6/2022).

Editor : Johan Sompotan