Vaksin Booster IndoVac Lakukan Uji Klinis, Libatkan 900 Relawan di Bandung dan Bali

Icon CameraArif Budianto
Senin 12 September 2022 13:30 WIB
Vaksin Booster IndoVac Lakukan Uji Klinis, Libatkan 900 Relawan di Bandung dan Bali
Vaksin IndoVac lakukan uji klinis.(Foto: Reuters)

BANDUNG, celebrities.id - Vaksin Covid-19 buatan Bio Farma, IndoVac bakal mulai melakukan uji klinis untuk kepentingan vaksinasi booster Covid-19. Dalam uji klinis ini, ratusan relawan akan didata dari Bandung dan Bali.

"Untuk boster nanti ada 900 relawan. Kita akan gunakan dua center di Bali yaitu di RS Sanglah dan di Bandung di dua Puskesmas, salah satunya Puskesmas Dago," ujar Dirut PT Bio Farma Honesti Basyir pada kunjungan ke Puskesmas Dago, Senin (12/9/2022). 

Menurut dia, uji klinis boster ini nantinya mesti mendapat persetujuan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Berbeda dengan uji klinis fase satu hingga tiga dengan izin Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

"Uji klinis ketiga lalu kami libatkan 4.030 relawan. Kami sangat berkeyakinan, dari sisi safety-nya memenuhi persyaratan kemudian dari sisi efikasinya juga lebih baik sedikit dari vaksin control," ujar dia. 

Menurut dia, kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) jugw sudah sangat minimal. Hanya ditemukan kasus biasa seperti paska disuntik ada pegal pegal sedikit. Namun tidak ada yang serius sampai demam berhari hari. 

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury mengatakan pihaknya sudah melihat vaksin IndoVac ini memiliki uji keselamatan yang sangat baik. Begitupun dengan KIPI yang sangat kecil sebagaimana laporan Bio Farma. 

"Kami berharap bisa digunakan di dalam negeri. Karena saat ini vaksinasi booster kita yang sangat rendah baru 26 persen. Jadi diharapkan bisa untuk boster dan anak. Tapi juga bisa digunakan negara lain yang sampai sekarang vaksinasinya  masih rendah, " kata dia. 

Diketahui, Bio Farma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine (BCM) Amerika Serikat yang menyediakan bibit (seed) vaksin telah berhasil mengembangkan vaksin IndoVac dengan platform protein rekombinan sub-unit berbasis ragi (yeast based). Vaksin ini dibuat seluruhnya di dalam negeri.

Editor : Tia Ayunita