Varian Baru dengan Kode BA.2.3 Ditemukan di China, Mutasi Strain Omicron

Kevi Laras
Selasa 26 April 2022 20:12 WIB
Varian Baru dengan Kode BA.2.3 Ditemukan di China, Mutasi Strain Omicron
Varian baru dengan kode BA.2.3 ditemukan di China, mutasi strain Omicron. (Foto:celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Varian baru Covid-19 telah ditemukan di Yantai Provinsi Shandong, Tiongkok Timur. Strain ini pertama kali terdeteksi di daratan Tiongkok dengan kode BA.2.3 yang merupakan varian turunan dari BA.2 Omicron yang berevolusi.

Menurut Ahli Imunologi, Zhuang Shilihe mengatakan bahwa munculnya varian baru BA.2.3 di China diperkirakan tidak akan membuat perbedaan besar, dalam perang epidemi.

"Namun, karena mutasinya bukan perubahan signifikan dari galur pendahulunya, itu tidak diharapkan berdampak pada situasi epidemi secara keseluruhan dan langkah-langkah pencegahan di China,” kata Zhuang Shilihe, melansir dari Global Times, Selasa (26/4/2022)

Dalam penemuannya, Yantai melaporkan 36 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, bersama dengan 34 pembawa virus tidak terdeteksi (carrier silent) dilaporkan pada hari Minggu. Urutan genetik menunjukkan bahwa 16 kasus, termasuk dalam rantai transmisi sama, dan disebabkan oleh varian yang berevolusi yaitu Omicron (BA.2).  

Varian baru ini terbukti lebih menular dengan masa inkubasi yang lebih singkat. Sejauh ini, data tidak menunjukkan bukti perubahan signifikan dalam daya menular dan kapasitas kekebalan tubuh BA.2.3, tetapi semakin banyak kasus telah dilaporkan di beberapa negara.

Menurut hasil sekuensing global gen Covid-19, Omicron BA.2.3, kini telah terdeteksi di 49.000 sekuens di seluruh dunia, terhitung 6,2 persen dari semua strain, kata Zhuang mengutip data.

"Yantai tidak pernah memiliki banyak kasus. Sementara dari pengalaman sebelumnya, China juga tidak pernah menjadi tempat asal strain yang bermutasi," kata Zhuang,

Sekadar informasi, Yantai adalah pelabuhan penting di Laut Bohai di China, dan berada di seberang laut dari Jepang dan Korea Selatan, yang sering dilalui lalu lintas kargo.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra

Topik Terkait