Viral! Data Aplikasi eHac Bocor, Ini Penjelasan Kemenkes 

Leonardus Selwyn Kangsaputra
Selasa 31 Agustus 2021 19:41 WIB
Viral! Data Aplikasi eHac Bocor, Ini Penjelasan Kemenkes 
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan tengah menyelidiki laporan yang menyebutkan adanya kebocoran data pribadi di aplikasi electronic Health Alert Card atau eHAC. (Foto: PlayStore)

JAKARTA, celebrities.id - Baru-baru ini beredar kabar yang menyebutkan bahwa aplikasi Indonesia Health Alert Card (eHAC) diduga mengalami kebocoran data. Tentunya kondisi ini sangat berbahaya sebab berisi jutaan data pribadi masyarakat Indonesia. 

Menjawab hal tersebut Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, dr. Anas Ma’ruf. MKM, mengatakan bahwa informasi kebocoran data yang beredar saat ini terjadi pada aplikasi eHAC yang lama. Menurutnya aplikasi tersebut memang sudah tidak digunakan lagi sejak 2 Juli 2021. 

"eHAC sudah tidak digunakan lagi sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Kesehatan No HK.02.01 tentang digitalisasi dokumen kesehatan bagi pengguna transportasi udara yang terintegrasi dengan PeduliLindungi,” kata dr. Ma’ruf, dalam sesi jumpa pers secara daring di channel YouTube Kemenkes, Selasa (31/8/2021). 

Lebih lanjut, dia menjelaskan sejak 2 juni 2021 pemerintah mulai menggunakan aplikasi PeduliLindungi, dimana eHAC sudah terintegrasi dan berada di dalamnya. Sistem yang ada di PeduliLindungi (eHAC) yang baru berbeda dengan sistem eHAC yang lama. 

“Infrastrukturnya berbeda, sebab ada di tempat yang lain. Perlu diingat, dugaan kebocoran ini tidak terkait dengan aplikasi eHAC yang ada di PeduliLindungi. Saat ini pemerintah sedang melakukan investigasi lebih lanjut tentang dugaan kebocoran data ini,” katanya.

Editor : Hadits Abdillah