Viral JK ROWLING Kena Prank, Dapat Panggilan Zoom Peniru Presiden Ukraina Zelensky

Haikal Ramadhan
Jumat 24 Juni 2022 13:30 WIB
Viral JK ROWLING Kena Prank, Dapat Panggilan Zoom Peniru Presiden Ukraina Zelensky
Viral penulis best seller Harry Potter JK Rowling kena prank peniru presiden Ukraina. (Foto: celebrities.id/hitch.com)

JAKARTA, celebrities.id - J.K. Rowling kena prank oleh seorang warga negara Rusia, Vovan, dan Lexus (Vladimir Kuznetsov dan Aleksei Stolyarov). Keduanya melakukan panggilan video Zoom dan berpura-pura menjadi presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Melansir Hitc, Jumat (24/6/22), netizen bereaksi terhadap video penulis Harry Potter J.K. Rowling atas prank panggilan zoom baru-baru ini. J.K diolok-olok netizen karena percaya bahwa dia sedang berbicara dengan Presiden Ukraina.

Ini bukan pertama kalinya Vovan dan Lexus menghubungi selebriti terkenal dan mengerjai mereka.

Dalam klip yang sedang viral di media sosial, J.K. Rowling terlihat duduk di kursi sambil mengobrol dengan siapa yang dia pikir adalah Presiden Ukraina.

Sementara penulis memiliki kameranya, orang iseng tidak. Dalam video berdurasi 12 menit itu, orang-orang iseng itu membuat beberapa referensi tentang Harry Potter, yang pertama adalah tanda di sisinya. Sang peniru bertanya apakah J.K. Rowling bisa mengubah simbol di dahi Harry Potter menjadi simbol trisula Ukraina, Z.

Saat percakapan berlanjut, orang-orang iseng itu juga bertanya kepada J.K. Rowling jika Dumbledore benar-benar gay. Percakapan berakhir dengan sedikit canggung di mana duo komedian itu mencatat bahwa mereka sedang menulis "Avada Kedavra," kutukan pembunuhan dalam franchise Harry Potter.

Menanggapi viralnya video J.K. Rowling itu, pihak perwakilan Rowling mengkonfirmasi bahwa video itu nyata, tetapi menambahkan bahwa itu telah diedit saat berbicara dengan Hollywood Reporter. Mereka pun menyebut hal itu bukanlah tindakan menyenangkan.

Pihak perwakilan juga menyatakan bahwa penulis didekati untuk berbicara tentang pekerjaan amal yang telah dia lakukan untuk membantu orang-orang yang saat ini berada di Ukraina.

J.K. Rowling sendiri memang diketahui kerap berbicara tentang krisis di Ukraina. Bahkan, penulis sempat membuat posting blog tentang hal itu untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi di negara ini.

Dalam sebuah artikel berjudul "Anak-anak yang terperangkap di panti asuhan adalah korban tersembunyi dari perang di Ukraina," penulis merinci berapa banyak anak yang kehilangan anggota keluarga dan masa kecil mereka.

Dalam posting blog yang sama, J.K. Rowling membuka badan amalnya, Lumos yang membantu anak-anak Ukraina. Dia mengungkapkan bahwa badan amal tersebut telah berhasil menghasilkan jutaan sambil menambahkan bahwa dia akan menyumbangkan juga satu juta poundsterling atau setara Rp18,3 miliar.

Editor : Lisvi Padlilah