Viral! Kisah Pernikahan 8 Hari, Istri Dicerai Gegara Nasi Nempel di Baju Suami

Muhammad Sukardi
Kamis 19 Mei 2022 12:00 WIB
Viral! Kisah Pernikahan 8 Hari, Istri Dicerai Gegara Nasi Nempel di Baju Suami
Viral pernikahan berusia 8 hari, dicerai karena perkara sepele. (Foto: Pexels)

JAKARTA, celebrities.id - Pernah membayangkan pernikahan yang Anda impi-impikan hanya bertahan delapan hari saja? Ya, begitulah yang dialami perempuan bernama Eka Rufaedah. Kisah pernikahannya pun viral di media sosial. 

Menulis sebuah utas di Twitter dan membagikan video Reels di Instagram, Eka menjelaskan kronologi kisah tragisnya. Dia juga menyebutkan alasan sang suami menceraikannya. 

Rupanya, alasan yang suami Eka menceraikan dirinya terbilang sangat sepele. Sehingga, hal itu membuat Eka tak habis pikir. Apalagi sang mantan suami terbilang berpendidikan tinggi. Bahkan, dia adalah seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. 

Eka menceritakan, awal mula mantan suaminya bersikap aneh tatkala pakaian Eka tak sengaja mengenai nasi yang akan dimakan manta suami. Dari situ, banyak hal aneh lainnya yang membuat suaminya naik pitam. 

Di awal cerita, Eka memberitahu kalau dia menikah dengan suaminya pada 6 Maret 2022. Tapi, pada 14 Maret 2022 suaminya menggugat cerai. Ya, pernikahan Eka dan suaminya hanya 8 hari saja. 

Eka mengenal sang suami dengan cara taaruf. Pada 26 Februari 2022, Eka mengatakan kalau ada satu email yang berisi CV taaruf. Esok harinya, Eka bertemu dengan sang pengirim email. 

Agar tidak menimbulkan fitnah, Eka membawa serta satu temannya. Tapi, si pria membawa kedua orangtuanya beserta adik-adiknya. Tanda keseriusan dinilai Eka pada keputusan pria tersebut membawa seluruh keluarga intinya. 

"Hal itu yang membuat aku yakin bahwa dia adalah pria baik-baik. Ku ketahui dari CV yang dia berikan bahwa dia adalah tenaga pengajar profesional di universitas swasta di Jakarta," tulis Eka. 

"Dan yang menariknya, pria ini lulusan predikat cumlaude dan tentunya dengan banyak sekali prestasi. Terbukti dari banyaknya karya tulis yang telah dibukukan dan dijual banyak di pasaran," tulis Eka lagi.

 

1
/
4