Viral Wisata ke Candi Borobudur Haram, Sandiaga Uno: Islam Rahmatan Lil Alamin

Novie Fauziah
Kamis 16 September 2021 07:37 WIB
Viral Wisata ke Candi Borobudur Haram, Sandiaga Uno: Islam Rahmatan Lil Alamin
Sandiaga Uno menyikapi keyakinan orang lain yang menganggap wisata ke Borobudur haram. (Foto: Okezone)

JAKARTA, celebrities.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menanggapi video yang belakangan ini tengah viral, yaitu salah seorang pemuka agama mengatakan bahwa berwisata ke Candi Borobudur hukumnya haram.

Sandiaga Uno mengatakan bahwa Candi Borobudur adalah bagian dari sejarah Nusantara. Serta menjadi destinasi wisata super prioritas yang perlu dijaga kelestariannya. Juga menjadi pembuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.

Kemudian Sandiaga Uno menjelaskan, tugas, fungsi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sesuai dengan nomor 10 tahun 2009 dan undang-undang nomor 24 tahun 2019 tentang pariwisata dan ekonomi kreatif dan pendapat-pendapat di masyarakat.

"Kita sebagai negara demokrasi ya mengacu kepada arahan atau panutan sesuai dengan bimbingan masing-masing dan di sini tentunya Kementerian Agama dan MUI yang memiliki otoritas," kata Sandiaga Uno dalam konferensi pers, belum lama ini.

Lebih lanjut, menurut Sandiaga Uno, wajah Indonesia merepresentasikan keragaman suku, bahasa, budaya serta agama. Terlebih kekuatan paling besarnya adalah Bhineka Tunggal Ika.

Kemudian Sandiaga Uno pun sempat membaca sebuah buku, di mana di dalamnya menjelaskan tentang sejarah kesultanan Demak Bintoro. Bahwa dulu Walisongo, serta Raden Fatah yang menjadi sultan pertama malahan sangat menghargai keragaman atau kearifan lokal yang sudah ada, seperti di Indonesia.

Sandiaga Uno menilai, Candi Borobudur merupakan destinasi prioritas, serta sebagai a Living Monument. Situs ini juga saksi sejarah di Nusantara. Bahkan candi tersebut adala UNESCO Heritage yang harus dijaga.

Meski demikian, pendapat tersebut kembali pada keyakinan masing-masing. Sandiaga pun tak ingin mengusik keyakinan pihak lain. Dia pun percaya bahwa Islam merupakan agama yang memiliki toleransi yang tinggi terhadap perbedaan.

"Saya memegang keyakinan bahwa kita menganut Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang sangat toleransi terhadap umat beragama lain," tuturnya.
 

Editor : Mohammad Saifulloh