Vitiligo Dianggap Kutukan dan Diturunkan Orangtua, Ini Penjelasan Ahli

Muhammad Sukardi
Kamis 23 Juni 2022 08:42 WIB
Vitiligo Dianggap Kutukan dan Diturunkan Orangtua, Ini Penjelasan Ahli
Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa vitiligo adalah kutukan. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa vitiligo adalah kutukan. Penyakit yang menyerang tampilan kulit tersebut pun dipercaya bisa menurun dari orangtua. 

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr Reiva Farah Dwiyana, Sp.KK(K), menegaskan, dalam pandangan ilmiah dan dunia medis, tidak ada yang namanya penyakit kutukan. Artinya, vitiligo bukan kutukan. 

"Kami tidak percaya bahwa vitiligo ini adalah kutukan," kata dr Reiva di Webinar I'm Alive with Selflove yang dikutip pada Kamis (23/6/2022). 

Mitos-mitos soal vitiligo semacam ini, kata dr Reiva, memang masih berkembang di masyarakat. Sayangnya, mitos tersebut bahkan sampai membuat penderita vitiligo tidak bisa hidup selayaknya manusia biasa. 

Dia menjelaskan, ada satu penelitian yang dikerjakan di India menunjukkan salah satu desa di negara tersebut menganggap penderita vitiligo adalah sesuatu yang salah. Penderita vitiligo pun akhirnya dikucilkan. 

"Penduduk desa itu dikucilkan dan dijauhkan dari masyarakat. Mereka tidak boleh kawin dan tinggal di hutan. Mitos soal vitiligo memang berkembang di masyarakat dan menyebabkan hal tersebut," kata dr Reiva. 

"Artinya, mitos soal vitiligo ini masih berkembang di masyarakat dan sayangnya membuat penderita tidak bisa hidup normal. Meski sekarang semakin banyak orang yang terbuka dan teredukasi soal penyakit itu, salah satunya karena ada beberapa model yang bangga dengan vitiligonya," katanya.

Nah, bagaimana dengan pernyataan vitiligo bisa diturunkan orangtua? 

Soal itu, kata dr Reiva, pernyataan tersebut pun tidak benar. Vitiligo tidak diturunkan oleh orangtua. 

"Vitiligo tidak diturunkan orangtua. Tapi, autoimun yang dialami si orangtua, bisa saja menurun ke anaknya dan mungkin saja autoimun yang diturunkan itu menyebabkan vitiligo," ungkapnya. 

Ya, kebanyakan kasus vitiligo berasal dari autoimun. Karena autoimun bisa menurun dari orangtua, artinya kemungkinan si anak mengalami vitiligo akan tergantung dari autoimun yang diturunkan. 

"Jadi, kalau secara langsung diturunkan itu tidak. Tapi, kalau autoimun yang diturunkan orangtua bisa menyebabkan vitiligo, kemungkinan bisa," kata dr Reiva.

Editor : Tia Ayunita