Wasekjen MUI Sebut LGBT Bisa Disembuhkan, Begini Caranya

Syifa Fauziah
Sabtu 14 Mei 2022 17:57 WIB
Wasekjen MUI Sebut LGBT Bisa Disembuhkan, Begini Caranya
Wasekjen MUI KH Ahmad Fahrur Rozi membagikan tips untuk sembuh dari LGBT. (Foto: celebrities.id/YouTube Close the Door)

JAKARTA, celebrities.id - LGBT akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik setelah Deddy Corbuzier mengundang pasangan homoseksual di kanal YouTube podcast Close the Door.

Unggahan tersebut akhirnya mendapat banyak kecaman dari publik hingga Deddy minta maaf dan menghapus konten tersebut dari YouTubenya.

Baru-baru ini, Deddy mengundang salah satu tokoh agama yang juga menjabat sebagai Ketua PBNU Bidang Keagamaan dan Wasekjen MUI KH Ahmad Fahrur Rozi. Dalam podcast itu, banyak diskusi tentang pelaku LGBT yang sedang ramai diperbincangkan.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Fahrur ini banyak pelaku LGBT yang justru dihina dan dihakimi oleh banyak orang. Meskipun menurut sudut pandang agama LGBT suatu hal yang dilarang, namun sebaiknya masyarakat tidak menghakimi.

“Kalau dia melakukan hal kaya gitu kita ajarkan. Kita beritahu hal yang baik. Barangkali itu jadi kejelekannya yang terakhir di hidupnya. Nggak boleh menghakimi,” tutur Gus Fahrur seperti dikutip dari kanal YouTube podcast Deddy Corbuzier Close the Door, Sabtu (14/5/2022).

Gus Fahrur menambahkan sebenarnya pelaku LGBT khususnya homoseksual ini bisa disembuhkan. Caranya dengan melakukan terapi secara medis.

“Kalau ke dokter bisa ikut terapi. Nanti disuntik hormon,” ucapnya.

Selain itu, dari segi agama mereka bisa diberi sugesti dan disadarkan bahwa hal yang dilakukannya itu itu tidak baik.

“Kalau orang melakukan hubungan kaya gitu (sesama jenis) harus diterapi pikirannya. Diberi tahu bahwa hal tersebut melanggar norma agama. Nanti mereka akan sadar sendiri,” tuturnya.

Setelah itu bisa juga menikahkan mereka dengan lawan jenis sehingga ketertarikannya dengan sesama jenis bisa hilang.

“Mereka mestinya dicoba untuk dikenalkan dengan lawan jenis dan diberi terapi dengan suntik hormon. Bisa juga dengan Doa. Karena setelah mereka sadar hal yang dilakukannya dosa, nggak bakal kaya gitu lagi,” ujar Gus Fahrur.

Editor : Hadits Abdillah