Waspada, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Mencapai 19.402

Muhammad Refi Sandi
Jumat 12 Agustus 2022 07:50 WIB
Waspada, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Mencapai 19.402
Kasus aktif Covid-19 DKI Jakarta. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id- Kasus Covid-19 DKI Jakarta turun sebanyak 167. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia yang menyebut total kasus aktif Covid-19 di Jakarta kini 19 ribu lebih.

"Jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 167 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 19.402 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Jumat (12/8/2022).

Kemudian, dalam data Kamis, 11 Agustus 2022 itu, telah dilakukan tes PCR sebanyak 17.778 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 15.377 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.218 positif dan 13.159 negatif. 

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 21.267 orang dites, dengan hasil 1.300 positif dan 19.967 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.320.606 dengan tingkat kesembuhan 97,4 persen, dan total 15.443 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,1 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,5 persen," ucapnya.

Dwi juga menyebut positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO). Angka tersebut tembus diatas 5 persen.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 15,3 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,7 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen," tuturnya.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga untuk senantiasa memakai masker saat sedang beraktivitas di luar rumah, terutama di tempat publik. Selain itu, warga juga disarankan untuk segera melengkapi vaksinasi Covid-19 dengan booster.

Editor : Lisvi Padlilah