Waspada! Rutin Cek Tekanan Angin Ban Mobil, Sering jadi Penyebab Kecelakaan

Icon CameraMuhamad Fadli Ramadan
Minggu 20 November 2022 15:17 WIB
Waspada! Rutin Cek Tekanan Angin Ban Mobil, Sering jadi Penyebab Kecelakaan
Rutin cek tekanan angin ban mobil (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Ban mobil pecah sering menjadi penyebab kecelakaan. Pasalnya, tekanan angin pada ban tidak ideal. Selain itu, meningkatnya suhu menjadi salah satu yang memicu ban pecah.

Hingga kini masih banyak pengemudi yang kurang memperhatikan ukuran tekanan angin pada ban mobil yang dikendarainya. Padahal, ukuran angin yang tidak ideal dapat mempengaruhi kenyamanan dan performa saat berkendara.

Setiap jenis mobil memiliki ukuran tekanan angin ban yang berbeda sesuai dengan bobot dan ukuran ban yang digunakan. 

Tapi, pabrikan sudah memberikan informasi tekanan ban yang disarankan pada setiap mobil yang biasanya terdapat di pilar pintu depan kanan.

Namun, ukuran tekanan ban dapat disesuaikan dengan bobot yang dibawa oleh mobil tersebut. Misal mobil mengangkut tujuh orang, ditambah barang bawaan, maka pemilik bisa menambahkan tekanan angin pada ban belakang menjadi 36 Psi dari awalnya 33 Psi.

Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan bahwa sangat penting bagi pemilik mobil untuk memeriksa tekanan angin ban secara rutin.

“Tekanan angin ban ikut sesuai rekomendasi pabrikan. Berdasarkan data dari Jasa Marga, Pekerjaan Umum, atau dari lembaga di luar negeri, penyebab utama ban pecah adalah panas yang berlebih akibat dua hal tekanan angin yang kurang dan berlebihan. Itu musuh utama ban,” kata Jusri saat dihubungi MNC Portal.

Pria yang sudah menggeluti bidang safety driving selama 30 tahun itu mengatakan ada bahaya yang mengintai baik tekanan angin ban yang berlebih atau tekanan angin yang kurang secara signifikan.

 

1
/
2