Yang Hyun Suk Diduga Mengancam Informan dalam Kasus Narkoba, Sidang Pertama Digelar

Tedy Ahmad
Sabtu 06 November 2021 09:16 WIB
Yang Hyun Suk Diduga Mengancam Informan dalam Kasus Narkoba, Sidang Pertama Digelar
Yang Hyun Suk diduga mengancam informan dalam kasus narkoba. (Foto: celebrities.id/ Allkpop).

SEOUL, celebrities.id - Divisi Penyelesaian Kriminal ke-23 dengan hakim kepala Yoo Young Geun dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul mengadakan sidang pertama mengenai Yang Hyun Suk dan dua orang lainnya atas tuduhan melanggar Undang-Undang tentang Hukuman Berat untuk Kejahatan Tertentu dengan membuat ancaman pembalasan terhadap seorang informan.

Pada Mei 2021, Yang Hyun Suk didakwa karena mengancam akan melakukan pembalasan terhadap seorang informan dalam kasus narkoba yang melibatkan B.I, salah satu artis YG Entertainment saat itu.

B.I didakwa awal tahun ini karena membeli ganja dan lysergic acid diethylamide (LSD) pada 2016 dan menggunakan beberapa obat. 

Pada September, dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, diskors selama empat tahun masa percobaan, bersama dengan 80 jam pelayanan masyarakat, 40 jam kursus pengobatan narkoba dan denda 1,5 juta Won.

Dalam sidang pendahuluan, jaksa menyatakan bahwa Yang Hyun Suk telah memanggil “A”, informan dalam kasus B.I ke gedung YG Entertainment, setelah mengetahui pernyataannya kepada polisi. 

Menurut jaksa, Yang Hyun Suk mengancam informan dan mencoba membuatnya menarik kembali kesaksiannya kepada polisi. 

Yang Hyun Suk, melalui perwakilan hukumnya, membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa dia hanya berbicara dengan A tanpa mengancamnya atau memaksanya untuk berbohong.

Pada sidang Jumat 5 November 2021, Yang Hyun Suk diminta oleh pengadilan untuk menyebutkan nama dan pekerjaannya. Dia pun memperkenalkan dirinya sebagai mantan produser umum YG Entertainment. 

Melalui kuasa hukumnya, dia mengulangi penyangkalannya karena telah mengancam A. “Memang benar saya bertemu A, yang memberi tahu polisi tentang kecurigaan BI membeli narkoba, tetapi tidak benar bahwa saya mengancamnya atau memaksanya untuk membuat pernyataan palsu,” kata Yang Hyun Suk dilansir Soompi pada Sabtu (6/11/2021).

Salah satu saksi dalam persidangan ini adalah “B”, petugas polisi yang pertama kali menanyai A dalam kasus narkoba asal. Dalam beberapa artikel, “B” juga disebut sebagai “Choi.” 

“Pada Agustus 2016, setelah kami menangkap A di kediamannya karena menggunakan narkoba, kami mengambil teleponnya dan menelusuri riwayat percakapannya dan menemukan bukti. bahwa dia telah menjual narkoba ke BI Kami mengambil tangkapan layar dari percakapan ini dan menginterogasi A tentang mereka,” kata B. 

“A setuju untuk bekerja sama dalam penyelidikan B.I dan jaksa menolak surat perintah penangkapan awal, tetapi pada sore hari dia dibebaskan, A mengatakan bahwa dia mengadakan pertemuan penting dan menunda interogasinya ke hari berikutnya. Setelah itu, polisi tidak dapat menghubunginya,” tutur B lagi.

Ketika polisi menginterogasi A sebagai saksi dalam kasus B.I, A mengklaim bahwa ketika dia pertama kali menjual narkoba kepadanya, perwakilan YG Entertainment telah mengetahuinya dan memanggilnya ke gedung YG untuk mengancamnya. 

“A memberi tahu kami bahwa perwakilan YG berkata kepadanya, 'Jika kamu menjual narkoba lagi, kami akan membuatnya sehingga kamu tidak bisa tinggal di Korea lagi. Kami akan melenyapkanmu dari muka bumi,” ujar B.

Masalah utama dalam kasus ini adalah apakah A menerima ancaman dari Yang Hyun Suk untuk berbohong tentang kesaksiannya tentang B.I. B mengatakan bahwa setelah A mendapatkan pengacara, dia membalikkan pernyataan aslinya ke polisi. 

“Kami menelepon A pada Agustus 2016 untuk menginterogasinya tentang kecurigaan penggunaan narkoba B.I, tetapi pengacara A tidak mengizinkannya untuk mengatakan apa pun dari awal hingga akhir dan menjawab semua pertanyaan kami sendiri. Pengacara berperilaku aneh ketika datang ke kesaksian tentang B.I. A juga sangat berhati-hati dalam berbicara tentang dia. Tetapi ketika pengacara pergi sebentar, A mulai menangis dan berkata, 'Maafkan saya.' Kami mencoba membujuknya, tetapi dia terus berkata, 'Anda tahu saya tidak dapat berbicara. Saya tidak bisa berbuat apa-apa,” ucap B.

Sebagai bagian dari bukti, rekaman percakapan telepon antara Choi (B) dan Han Seo Hee (A) pada tahun 2019 terungkap. Dalam rekaman tersebut, Choi membujuk Han Seo Hee untuk melakukan wawancara dengan outlet media. 
“Pada saat itu, Han Seo Hee mengatakan hal-hal seperti, 'Jika Yang Hyun Suk memberi saya 500 juta won, saya akan tutup mulut. Aku akan menghancurkannya. Aku benci dia," kata Choi.

Total ada tujuh saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan ini. Dalam daftar saksi penting adalah B.I dan informan A. Selanjutnya sidang digelar pada 6 Desember 2021 mendatang.

Editor : Tedy Ahmad